Bupati Gianyar Tanda Tangan Nphd Pengawasan Pilkada Gianyar Tahun 2018

  • 03 Agustus 2017
  • Politik
Bupati Gianyar Tanda Tangan NPHD Pengawasan Pilkada Gianyar Tahun 2018

Kamis, 3 Agustus 2017 Bupati Gianyar A.A. Gede Baratha akhirnya pastikan anggaran pengawasan Pilkada Gianyar 2018. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nasakah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Gianyar A.A. Bharata dengan Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Ketut Rudia. Acara penandatanganan NPHD dilaksanakan di Kantor Bupati Gianyar. Bupati Bharata di dampingi Kepala Kesbangpol Gianyar Dewa Gede Alit Mudiarta. Sedangkan Ketua Bawaslu Bali,  Rudia didampingi anggotanya Wayan Widyardana Putra dan Kasubag Hukum Bawaslu Bali Made Aji Suardhana. Jumlah Anggaran Pengawasan Pilkada Gianyar 2018 yang diajukan Bawaslu Bali sebesar Rp. 7,3 Miliar.  Pencairan akan dilakukan bertahap, anggaran perubahan 2017 sebesar Rp. 2,9 miliar,  sisanya akan di anggarkan di anggaran induk 2018. Bupati Bharata usai penandatanganan NPHD mengatakan,  Pilkada Serentak 2018 merupakan agenda nasional yang harus di sukseskan. Kata Bharata, disamping pemenuhan anggaran pengawasan, pihaknya juga sudah memastikan kebutuhan lainya, seperti pemenuhan sarana prasarana gedung kantor dan tenaga ASN. "Kantor Panwas sudah kita pastikan di GOR Kapten Dipta.  Dulu Panwas juga berkantor di sana.  Saya tadi sudah perintahkan staff paling lambat tanggal 21 Agustus harus sudah beres,  karena ada perbaikan seperlunya. Mebelairnya juga kami pastika akan di adakan sesuai kebutuhan. Pokoknya semua harus sukses. Malu kita kalau agenda nasional di Gianyar bermasalah, " kelakar Bharata yang sudah dua kali menjabat orang nomor satu di Gianyar. Sedangkan untuk ASNnya, lanjut Bharata, sudah ditunjuk pejabat yang berkompeten. "ASN nya sudah ada itu,  tinggal dikirim ke Bawaslu Bali. Pokoknya sudah beres semua, "tegasnya lagi. Bharata juga mengingatkan, Bawaslu Bali dapat mengelola anggaran pengawasan sesuai dengan ketentuan. Sementara Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia dalam kesempatan tersebut mengaku lega dan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemkab Gianyar. "Kami bersyukur, anggaran pengawasan di Gianyar sudah selesai. Sama dengan Klungkung, kebutuhan anggaran yang kami usulkan tanpa rasionalisasi. Karena memang sudah kita rancang sesuai kebutuhan.  

  • 03 Agustus 2017
  • Politik

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita